Geliat Dakwah di Tanah Eropa oleh Ust. Mohammad Fauzil Adhim

Geliat Dakwah di Tanah Eropa

Oleh Ust. Mohammad Fauzil Adhim dalam postingan beliau di Instagram

(https://www.instagram.com/p/ByUsN3Ght4B/?igshid=120ut247wei06)

Pagi itu saya sempat istirahat sejenak di hotel yang berada di kawasan pabrik kopi tertua di Eropa. James Douwe Egberts. Meskipun sudah berganti generasi, tetapi cikal bakal pabrik inilah yang memperkenalkan kopi asal Indonesia sebagai “Java” sehingga sampai sekarang, di berbagai belahan Eropa maupun Amerika mengenal secangkir kopi sebagai a cup of Java.
.
Dari hotel, saya dibawa ke kompleks perumahan. Pak Dian menyampaikan tempat itu adalah masjid dan pusat dakwah muslim Indonesia di Utrecht, sebuah provinsi di Belanda. Saya diajak ke sebuah ruangan untuk makan bersama. Menunya? Gudeg, sesuatu yang saya tidak dapat menikmatinya di Jogja karena terlalu manis, tetapi akhirnya saya mulai belajar menikmati di Utrecht. Diselingi bincang sana sini hingga tiba waktu Dzuhur.
.
Bi idzniLlah, saya masih ada wudhu. Begitu dipersilakan menjadi khatib, saya pun siap-siap menuju ruang lain yang lebih besar dan lapang. Ternyata ruang kecil tempat kami makan itu sekaligus merangkap ruang shalat. Jadi, semacam ruang serbaguna.
.
Ya Salaam, hampir menangis; terharu sekaligus bahagia. Perjuangan dakwah memang selalu berawal dari keadaan apa adanya. Ini pun pasti sudah jauh lebih baik karena sudah ada tempat yang tetap.
.
Maka hari itu, saya tidak menemukan pesan lain yang lebih penting selain pesan taqwa. Inilah hal pokok yang perlu kita pegangi dalam segala urusan hingga akhir hayat.
.
Kecil tempatnya, tetapi geliat dakwahnya semakin kuat. Saat saya mengisi kegiatan, ketika itu meminjam ruang pertemuan di masjid Turki, peserta datang dari berbagai negara. Bukan hanya dari penjuru Belanda. Saya juga bertemu muslim Belanda yang menuturkan pembinaan mu’allaf di “masjid” kecil Indonesia ini.
.
Maka ketika mendengar kabar rencana membangun masjid sekaligus Islamic Center yang lebih representatif, harapan saya meluap-luap akan semakin menggeliatnya dakwah. Bukan saja di Utrecht, melainkan di seluruh penjuru Eropa. Semoga 2050 Eropa benar-benar sesuai prediksi banyak pihak, yakni menjadi benua Islam terbesar. Insya Allah.
.
Mau berpartisipasi? Cek dan follow @iccu.sgb

Similar Articles

Kajian Islam bersama Imam... 15 Februari 2020 Bertempat di gedung serba guna Indonesisch Cultureel Centrum Utrecht (ICCU) atau Pusat Kebudayaan masyarakat Indonesia di kota Utrecht pada hari Jumat, 14 februari dan
Kajian dan Diskusi Islam ... Kajian dan Diskusi Islam Global Stichting Generasi Baru (SGB-Utrecht)  mengundang bapak/ibu warga SGB dan pengajian Bina Dakwah dan Annisa, serta teman-teman mahasiswa  di Utrecht dan sekitarnya untuk
Semarak Ramadhan 2016
Kajian Islam Musim Semi (... Dokumentasi foto2 Kalami 2018 Ringkasan Materi Kajian Tafsir Ramadhan 93. QS. Adh-Dhuha (1) a 81. QS. At-Takwir SLIDES MATERI KALAMI SGB 1 Melabuhkan Al-Quran dalam Hati.pdf (30MB)
KAJIAN ISLAM MUSIM SEMI 2... Kami menyadari bahwa selama kegiatan terdapat kekurangan atau hal yang dirasa kurang berkenan sehingga melalui E-Mail ini kami mengharapkan partisipasi peserta KALAMI 2017 memberikan saran dan penilaian
Meskipun Hanya Sebesar Te... oleh: ustadz Mohammad Fauzil Adhim Dakwah itu pun terus berkembang hingga tibalah masa Utsman bin ‘Affan radhiyaLlahu ‘anhu menjabat sebagai khalifah, pelanjut tampuk kepemimpinan Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi
Mengenal Allah dan Mengen... Mengenal Allah dan Mengenal Islam   Mengenal Allah adalah materi pokok dalam islam yang harus terus dipelajari. Belajar dr Shiroh Nabawi, 23 tahun masa kenabian, rosululloh 13
Kreatifitas muslim Indone... Ditengah kondisi wabah pandemic covid-19 yang melanda sebagian besar negara di dunia, tidak terkecuali negeri kincir angin ini yang entah sampai kapan berakhirnya, tidaklah menyurutkan semangat masyarakat
Safari Dakwah UAH di Bela... Cuaca dingin di Kota Utrecht pada hari Sabtu tanggal 30 November 2019, tidak menyurutkan semangat komunitas muslim Indonesia di Belanda, khususnya yang tergabung dalam komunitas muslim Indonesia
1 Ramadhan 1438H = Sabtu ... Assalaamu’alaykum wrwb, Ibu/Bapak Jamaah SGB-Utrecht, Dengan ini disampaikan bahwa pada malam ini HILAL tidak terlihat, maka telah ditetapkan bahwa 1 Ramadhan 1438 H jatuh pada hari sabtu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.